Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA

Jenazah pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, dievakuasi dari Yahukimo setelah menjadi korban penembakan.

Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
Pesawat AMA Dibakar KKB

Jayapura - Jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin (29), berhasil dievakuasi dari Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah menjadi korban penembakan dalam insiden penyerangan terhadap pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Lapangan Terbang Perintis Balinggama, Distrik Sobaham, Kamis (2/7/2026). Dalam peristiwa yang sama, pesawat yang diterbangkan korban dilaporkan dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), sehingga tidak lagi dapat dioperasikan.

Peristiwa tersebut kembali meningkatkan perhatian terhadap kondisi keamanan di wilayah pedalaman Papua yang masih menghadapi ancaman kelompok bersenjata. Selain menewaskan seorang pilot asing, insiden itu juga menyebabkan hilangnya satu unit pesawat perintis yang selama ini digunakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di daerah terpencil.

Direktur Utama PT AMA Bob Kayadu mengatakan proses pemulangan jenazah korban dilakukan setelah tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad Nicholas dari lokasi kejadian.

"Kami sudah menerbangkan jenazah pilot Nicholas ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan selanjutnya diurus oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat," ujar Bob Kayadu.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses penanganan korban dilakukan melalui koordinasi antara pihak maskapai, aparat keamanan, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat mengingat korban merupakan warga negara asing yang bekerja sebagai pilot misionaris di Papua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nicholas F. Goselin menerbangkan pesawat Pilatus Porter milik PT AMA menuju Lapangan Terbang Perintis Balinggama untuk menjalankan penerbangan pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Sesaat setelah pesawat mendarat, kelompok bersenjata diduga melakukan penyerangan dengan melepaskan tembakan ke arah pesawat. Akibat serangan tersebut, Nicholas mengalami luka tembak yang menyebabkan dirinya meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah penembakan, pesawat kemudian dibakar hingga hangus dan tidak dapat digunakan lagi.

Hasil pemeriksaan tim dokter forensik RS Bhayangkara Polda Papua menyebut korban meninggal akibat luka tembak yang menembus bagian kepala. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di lokasi pendaratan.

Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh personel Koops TNI Habema dari lokasi kejadian menuju Timika menggunakan pesawat militer. Setelah itu, jenazah diterbangkan kembali ke Jayapura dan disemayamkan di hanggar PT AMA di Sentani sebelum diberangkatkan ke Jakarta.

"Jenazah berada di Timika dan kemudian diterbangkan ke Jayapura untuk disemayamkan di hanggar AMA sebelum diberangkatkan ke Jakarta," jelas Bob Kayadu.

Setelah seluruh administrasi selesai, jenazah diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Selanjutnya, seluruh proses pemulangan ke Amerika Serikat difasilitasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bersama pihak keluarga korban.

Selain kehilangan salah satu pilotnya, PT Associated Mission Aviation juga kehilangan satu unit pesawat akibat insiden tersebut.

Bob Kayadu menjelaskan bahwa sebelum kejadian, AMA memiliki delapan unit pesawat jenis Pilatus Porter dan Caravan. Namun setelah pesawat yang diterbangkan Nicholas dibakar, armada perusahaan berkurang menjadi tujuh unit.

"Saat ini pesawat AMA tercatat tujuh unit dengan 15 orang pilot. Sebelumnya kami memiliki delapan unit, tetapi satu sudah tidak bisa dioperasikan setelah dibakar," ujar Bob Kayadu.

Menurutnya, selama lebih dari enam dekade melayani masyarakat Papua, baru kali ini AMA mengalami serangan yang mengakibatkan seorang pilot meninggal dunia dan pesawat dibakar.

"Selama 67 tahun melayani masyarakat Papua, ini merupakan pertama kalinya kami mengalami kejadian seperti ini," katanya.

Penjelasan tersebut menggambarkan besarnya dampak insiden terhadap operasional maskapai yang selama ini menjadi salah satu penyedia layanan transportasi udara bagi masyarakat di daerah yang belum terjangkau akses jalan darat.

Bob Kayadu menegaskan bahwa seluruh armada AMA digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat sipil di wilayah pedalaman Papua.

"AMA hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbangkan mereka ke berbagai wilayah yang hanya dapat didarati pesawat berbadan kecil," tegas Bob Kayadu.

Ia juga memastikan bahwa pesawat-pesawat AMA tidak digunakan untuk mengangkut personel TNI, Polri, maupun kelompok bersenjata. Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang setelah insiden penyerangan.

Pasca-insiden, aparat gabungan TNI dan Polri meningkatkan pengamanan di wilayah Yahukimo serta melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan identitas seluruh pelaku serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan pilot asal Amerika Serikat itu meninggal dunia. Aparat juga mengumpulkan berbagai barang bukti dan keterangan saksi guna memperkuat proses penegakan hukum.

Insiden ini diperkirakan berdampak terhadap pelayanan transportasi udara di sejumlah wilayah pedalaman Papua. Selama ini, penerbangan perintis menjadi satu-satunya sarana distribusi logistik, layanan kesehatan, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat di daerah yang belum memiliki akses jalan memadai.

Berkurangnya armada AMA akibat pembakaran pesawat berpotensi memengaruhi frekuensi penerbangan ke sejumlah daerah terpencil. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat di wilayah pegunungan sangat bergantung pada transportasi udara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyerangan terhadap pesawat sipil dan tewasnya seorang pilot asing kembali menunjukkan besarnya tantangan menjaga keamanan penerbangan perintis di Papua. Jalur udara bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga urat nadi distribusi kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan kemanusiaan di wilayah yang sulit dijangkau.

Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya penguatan sistem pengamanan penerbangan sipil di daerah rawan konflik melalui koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, operator penerbangan, dan pemerintah daerah. Selain penegakan hukum terhadap pelaku, evaluasi terhadap prosedur pengamanan penerbangan perintis dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Pemerintah bersama aparat keamanan memastikan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum. Di sisi lain, PT AMA berupaya menjaga keberlangsungan pelayanan penerbangan ke wilayah pedalaman dengan armada yang masih tersedia.

Sementara itu, proses pemulangan jenazah Nicholas F. Goselin ke negara asal telah difasilitasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Insiden ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap penerbangan sipil di wilayah Papua sekaligus menjamin keselamatan para awak pesawat yang menjalankan misi pelayanan bagi masyarakat di daerah terpencil.

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PT. Karya Igo Mandiri

Berita Terbaru

  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA
  • Jenazah Pilot AS Korban Penembakan di Yahukimo Dievakuasi, KKB Diduga Bakar Pesawat AMA

Posting Komentar