PT ANTAM UBPN Konawe Utara Tanam 300 Pohon Bersama Pemda dan Karang Taruna, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan
Konawe Utara - PT Aneka Tambang Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar aksi penanaman 300 bibit pohon di Desa Bandaeha, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Karang Taruna, DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat setempat.
Aksi penghijauan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Safruddin, dan dihadiri jajaran manajemen PT ANTAM UBPN Konawe Utara, pengurus Karang Taruna Kabupaten Konawe Utara, anggota DPRD, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
North Konawe CSR & External Relation Bureau Head PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Fachrul Mujahid, mengatakan perusahaan tidak hanya berperan sebagai pelaku industri pertambangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"CSR bukan hanya sekadar kewajiban atau tanggung jawab sosial formal perusahaan, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk tumbuh, berkembang, dan maju bersama masyarakat Konawe Utara," ujar Fachrul.
Ia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun mendatang. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon menjadi salah satu bentuk nyata implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 bibit pohon ditanam di kawasan Desa Bandaeha. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh perwakilan pemerintah daerah, manajemen PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Karang Taruna, dan masyarakat.
Menariknya, terdapat 58 jenis bibit pohon yang ditanam sebagai simbol menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT ANTAM Tbk yang diperingati pada 5 Juli 2026. Ragam bibit tersebut diharapkan mampu memperkaya vegetasi lokal sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Konawe Utara.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Konawe Utara, Muladis, mengapresiasi dukungan PT ANTAM terhadap organisasi kepemudaan dalam melaksanakan gerakan penghijauan.
"Kami berharap kolaborasi ini dipatenkan menjadi program rutin tahunan dan areanya bisa diperluas ke desa-desa lain yang masuk dalam wilayah operasional perusahaan," kata Muladis.
Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Safruddin, menilai menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkesinambungan.
"Tanggung jawab kita tidak hanya mengambil dan menikmati apa yang telah diciptakan oleh Tuhan, tetapi bagaimana kita menjaga dan melestarikannya agar dapat dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.
Selain kegiatan penanaman 300 pohon di Desa Bandaeha, PT ANTAM UBPN Konawe Utara juga menargetkan program penghijauan yang lebih luas sepanjang 2026. Perusahaan menargetkan penanaman pohon di area seluas sekitar 40 hektare sebagai bagian dari program reklamasi dan pelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.
Program tersebut melengkapi berbagai kegiatan lingkungan yang sebelumnya telah dilaksanakan perusahaan, termasuk penanaman pohon dan aksi bersih pantai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup. Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan yang memperhatikan aspek keberlanjutan.
Keterlibatan perusahaan, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam aksi penanaman pohon menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Bagi daerah yang memiliki aktivitas pertambangan seperti Konawe Utara, program penghijauan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung upaya reklamasi lahan dan pengurangan emisi karbon. Apabila dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, kegiatan seperti ini tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian alam sebagai modal pembangunan jangka panjang.
Melalui aksi penanaman 300 pohon tersebut, PT ANTAM UBPN Konawe Utara berharap semangat pelestarian lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi yang terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan Karang Taruna diharapkan menjadi awal dari berbagai program penghijauan berkelanjutan yang mampu menciptakan lingkungan lebih hijau, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.


Posting Komentar